Lebaran Saatnya Sambung Rasa Dengan Sesama

www.sditarrahmahlumajang.sch.id -Dilansir Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Lebaran berarti hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal setelah selesai menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan. 


Ada empat arti Lebaran menurut bahasa Jawa, Betawi, Sunda, dan Madura. Dalam bahasa Jawa, kata 'Lebaran' berasal dari kata "wisbar" yang berarti sudah selesai (dalam hal ini sudah selesai menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan). Kata "bar" sendiri merupakan bentuk pendek dari kata "lebar" yang artinya selesai dalam bahasa Jawa.


Sedangkan oleh orang Betawi kata 'Lebaran' dimaknai berbeda. Kata 'Lebaran' berasal dari kata "lebar" yang bisa diartikan luas atau merupakan gambaran keluasan hati setelah menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan, dan kegembiraan saat hari kemenangan tiba.


Kemudian dalam bahasa Sunda, kata 'Lebaran' berasal dari kata "lebar" yang artinya melimpah. Lalu dalam bahasa Madura, kata dasar 'Lebaran" adalah dari kata "lober" yang berarti tuntas.


Makna Lebaran

Dilansir laman resmi Kemenkeu berikut 5 penguraian makna 'Lebaran', yaitu:

  1. Lebaran bermakna, di hari raya kita perlu lapang dada. Sifat lapang dada merupakan sifat untuk meminta dan memberi maaf kepada sesama.
  2. Lebaran bermakna luberan, artinya meluber atau melimpah. Yang bisa diartikan melewati batas daripada batas yang sudah ditentukan. Seperti luber maafnya, luber rezekinya dan lain-lain. Oleh karena itu luberan berubah menjadi Lebaran.
  3. Lebaran bermakna laburan, dalam bahasa Jawa artinya mengecat. Sebab kebiasaan orang Indonesia dalam menyambut hari raya, adalah dengan mengecat rumah supaya tampak indah. Dari kebiasaan laburan inilah, Lebaran menjadi kata yang kerap digunakan dan disandingkan dengan Idul Fitri.
  4. Lebaran bermakna leburan. yang dalam bahasa Jawa berarti menyatukan. Artinya, diharapkan selepas Ramadan kita mampu meleburkan diri kita kepada sifat-sifat Tuhan. Contohnya dengan sabar ketika diterpa ujian.
  5. Lebaran merupakan plesetan dari liburan. Di kalender nasional, hari raya Idul Fitri adalah tanggal merah yang merupakan hari libur. Sebab itu muncul ucapan yang berulang kali diucapkan. menjadi awal munculnya istilah Lebaran.


Dari semua makna lebaran, ada yang berkesan untuk kita renungkan, bahwa lebaran adalah saatnya untuk sambung rasa dengan sesama, terutama dengan kerabat dekat, tetangga, teman, dan tentunya dengan sesama manusia.


Kiranya tidak berlebihan jika kita sambungkan dengan hadits berikut ini:

“Mukmin itu mudah akrab dan enak diakrabi. Dan tidak ada kebaikan pada orang yang tidak suka mengakrabi, tak nyaman pula diakrabi.” (HR Ahmad, Al Hakim, dan Al Baihaqi dari Abu Hurairah).


Imam Al Munawi memberikan penjelasan hadits ini dengan,

“Mudah akrab dan enak diakrabi karena kebaikan akhlaqnya, kemudahan wataknya, dan kelembutan perangainya.”


Sebaliknya, tidak ada kebaikan pada orang yang susah akrab, “Karena lemah imannya, keras hatinya, dan kejam perangainya.”


Tempatkanlah orang lain pada posisi terhormat dalam akal dan hati kita. Bangunlah hubungan yang baik dengan tepat, gunakan empati dan berkomunikasilah sesuai konteks. Karena hal-hal yang dapat diterima di suatu tempat, bisa jadi justru dianggap tidak sopan (tidak patut) di tempat lain.


Simak dengan sungguh-sungguh apa yang orang lain katakan, sopan dan hormat, tdak memotong kata-katanya, dan menangkap pesan-pesan yang disampaikan baik melalui ucapan maupun isyarat lainnya.


Dengan demikian, mari kita jadikan Lebaran tahun ini bukan sekedar tradisi tahunan, melainkan momen berharga untuk mempererat tali persaudaraan dan menciptakan kenangan indah yang akan selalu dikenang.


Mari jadikan setiap percakapan bermakna, setiap perjumpaan penuh arti, agar Lebaran tahun ini meninggalkan kesan mendalam di dalam hati. Kata orang Jawa itulah yang disebut "Sambung Rasa".


Selamat merayakan Lebaran, 1 Syawal 1446 H.


Taqobbalallahu minna wa minkum.

Semoga Allah menerima amal kita semua. Aamiin.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah memberikan masukan

Desain Oleh Masnur Masnur Belajar | Spesial Buat SDIT Ar Rahmah